Postingan

Bau Itu

Sebentar lagi bulan ramadhan. Siapapun pasti menanti-nantikannya. Hal yang tidak mungkin dilupakan ketika berbicara tentang ramadhan adalah mudik. 
Seingatku, semenjak adikku lahir, barulah bapake beli mobil dari tetangga depan rumah yang kebetulan mau ganti mobil dan butuh cepat orang yang mau beli mobil. Saat itu bapake belum lihai menyetir, tapi karna kebetulan yang jual tetangga, murah, mobilnya sehat juga, serta gak mungkin kemana-mana sekeluarga “diangkut” dengan motor, bapake pun membeli mobil tersebut.
Begitulah. Meski hanya sedikit, setidaknya kamu ada gambaran tentang dari keluarga yang bagaimana aku berasal. 
Sebelumnya, bicara tentang angkut meng angkut, bapake selalu menggunakan motor. Kita kemana-mana selalu dibawa bapake dengan motor. Pariaman, Bukittinggi, Pekanbaru, seluruh Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota telah kami kitari dengan motor yang dikendalikan bapake. Kalau hujan berteduh, kalau panas kepanasan, kalau bensinnya habis atau mesinnya ada yang rusak ya kit…

Receh

Hi!

Setelah memulai debut dengan tulisan yang penuh bahasa kaku, aku kembali dengan sebuah ... jengjengjengjeng. Kali ini aku mau cerita nih, sebuah true untold story, yang sebentar lagi statusnya bakal berubah menjadi told story. Hehe. 
Oke jadi, disuatu siang, ada percakapan antara dua anak manusia via aplikasi chat gratis. Sebut saja antara Rodiah dan Samsinar. Kala itu Samsinar sedang  berada dalam sebuaha angkutan kota, yang kemudian dapat disingkat dengan angkot. Samsinar merasa jengkel disebabkan disampingnya ada seorang ibu yang menyuapi anaknya makan. Samsinar pun mengirim pesan pada Rodiah via aplikasi chat gratis sebagaimana disebut sebelumnya. Dengan kekesalan yang membara, Samsinar bercerita pada Rodiah sebagai berikut. “.......dibuatnya kek mobilnya sendiri aja, ish kesal,” 
“Emang mobilnya sendiri kali,”
“Ih gak mungkin, orang dia bareng sama aku naik angkotnya,” 
“Coba diliat dulu keluar, mobilnya gandengan gak?” 
“Enggak sih, kek nya mobilnya single,”
“Tu kan, mobilnya send…

Alasan-alasan

Hai, selamat pagi dari musim semi.

Ini aku, seseorang yang dulunya ketika sudah di semester 5 SMA masih belum mengetahui passion, dan hendak melanjutkan pendidikan kemana. Bukan, aku tau, aku ingin jadi dokter, ingin jadi tentara wanita (kowad), ingin jadi pembawa berita, ingin kuliah di Khairo, ingin jadi mentri kebudayaan dan pariwisata, ingin bekerja di BMKG, ingin kuliah farmasi, ingin jadi chef, ingin jadi komikus kuliah DKV, ingin jadi aktris, ingin jadi stunt woman, ingin jadi penulis, ingin jadi jurnalis, ingin jadi kameramen, ingin jadi reporter, ingin masuk STIN (Sekolah Tinggi Intellejen Negara) dan menjadi spy, ingin jadi pramugari, ingin jadi psikolog, dan sepertinya hanya itu.
Terlalu banyak yang diri ini inginkan. Mungkin kamu akan berkata “ tinggal milihkan? “. Iya hanya memilih, tapi bukan itu masalahnya. Hingga saat aku menuliskan ini, aku masih tidak yakin apa alasan aku menginginkan semua yang tertulis diatas. Apa karna aku menganggap itu “keren”, apa karna telah m…

Sebuah salam

Gambar
Hai, selamat datang di blog ku uwuuu.

Perkenalkan ya, namaku Azzahrah biasanya orang-orang manggil aku Azzah, tapi teman-teman SMA ku sering manggil aku Ajjet. Ok di blog ini ku akan berbagi secercah cerita atau kegundahan *eak, pokoknya gitu deh ya.
So staytune ya kawan-kawan. Hehe


Salam manis,
Azzahrah Diniyah